5 TUJUAN DICIPTAKANNYA MANUSIA
Berikut penjelasan lengkap, runtut, dan integratif tentang TUJUAN DICIPTAKANNYA MANUSIA menurut Al-Qur’an, Hadis
---
I. TUJUAN DICIPTAKANNYA MANUSIA
(Menurut Al-Qur’an & Hadis)
1. UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH
Dalil Al-Qur’an
QS. Adz-Dzāriyāt (51): 56
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَا لْاِ نْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ
"Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka BERIBADAH kepada-Ku."
(QS. Az-Zariyat 51: Ayat 56)
Seluruh aktivitas hidup yang diniatkan karena Allah
FULL IBADAH: KAYA
قَالَ يَقُولُ اللَّهُ سُبْحَانَهُ يَا ابْنَ آدَمَ تَفَرَّغْ لِعِبَادَتِي أَمْلَأْ صَدْرَكَ غِنًى وَأَسُدَّ فَقْرَكَ وَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ مَلَأْتُ صَدْرَكَ شُغْلًا وَلَمْ أَسُدَّ فَقْرَكَ
Allah SWT berfirman (Hadis Qudsi): “Wahai anak Adam! Habiskanlah waktumu untuk BERIBADAH kepada-Ku; niscaya Aku isi dadamu dengan perasaan KAYA dan Aku tutup lubang-lubang KEMISKINANMU. Dan jika engkau tidak berbuat demikian Aku isi tanganmu dengan KESULITAN dan tidak Aku tutup lubang-lubang KEMISKINANMU.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah & Hakim dari Abu Hurairah)
IBADAH & TAKWA
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يٰۤاَ يُّهَا النَّا سُ اعْبُدُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ وَا لَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ
"Wahai manusia! SEMBAHLAH TUHANMU yang telah menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu BERTAKWA."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 21)
4 HAPPY 4 TAKWA
---
2. SEBAGAI KHALIFAH DI BUMI (PEMAKMUR & PENJAGA)
QS. Al-Baqarah (2): 30
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِنِّيْ جَا عِلٌ فِى الْاَ رْضِ خَلِيْفَةً
> “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.”
Mengelola bumi
Menegakkan keadilan
Menjaga keseimbangan alam
IMAM/PEMIMPIN
SABAR, DOA, CINTA, ADIL, TANGGUNG JAWAB & AMANAH
SIDDIQ, AMANAH, FATHONAH, TABLIGH
PEMIMPIN SABAR
وَ جَعَلْنَا مِنْهُمْ اَئِمَّةً يَّهْدُوْنَ بِاَ مْرِنَا لَمَّا صَبَرُوْا ۗ وَكَا نُوْا بِاٰ يٰتِنَا يُوْقِنُوْنَ
"Dan Kami jadikan di antara mereka itu PEMIMPIN-PEMIMPIN yang MEMBERI PETUNJUK dengan perintah Kami selama mereka SABAR. Mereka meyakini ayat-ayat Kami." (QS. As-Sajdah 32: Ayat 24)
PEMIMPIN SALING CINTA &MENDOAKAN
خِيَارُ أَئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمُ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُمْ
“Sebaik-baik IMAM (PEMIMPIN) kalian adalah yang kalian CINTA dan mereka MENCINTAI kalian, kalian DOAKAN mereka dan mereka MENDOAKAN kalian. Sebaliknya seburuk-buruk imam (pemimpin) kalian adalah yang kalian BENCI dan mereka MEMBENCI mereka, kalian LAKNAT mereka dan mereka MELAKNAT mereka" (HR.Muslim)
ZAKAT SEDEKAH & DOA
Sabda Rosulullah Sholallahu Alaihi Wassalam “Peliharalah HARTA BENDAMU dengan cara mengeluarkan ZAKAT. Dan OBATILAH PENYAKITMU dengan SEDEKAH. Dan HADAPILAH COBAAN YANG DATANG BERTUBI-TUBI DENGAN DOA dan merendahkan diri kepada Allah.” (HR. Abu Daud)
AMAR MA'RUF NAHI MUNGKAR
"Hendaklah kamu BERAMAR MAKRUF (menyuruh berbuat baik) dan BERNAHI MUNGKAR (melarang berbuat jahat). Kalau tidak, maka Allah akan MENGUASAKAN atasmu orang-orang yang PALING JAHAT di antara kamu, kemudian orang-orang yang baik-baik di antara kamu BERDOA dan tidak dikabulkan (doa mereka)." (HR. Abu Dzar).
DZIKIR DOA MAKAN & MINUM
Allah SWT berfirman (Hadis Qudsi): Seharusnyalah orang yang BERAKAL itu membagi (waktunya) menjadi tiga jam: satu jam untuk BERZIKIR dan BERDOA kepada Allah, satu jam untuk mengadakan perhitungan terhadap DIRINYA SENDIRI dan satu jam lagi untuk keperluan MAKAN & MINUMNYA.” (HR. Ibnu Hibban, dari Abu Dzar)
PEMIMPIN TANGGUNG JAWAB & AMANAH
Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 4789
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ. فَالإمَامُ رَاعٍ وَهُوَ مَسْئُولٌ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا وَهِيَ مَسْئُولَةٌ، وَالْعَبْدُ رَاعٍ عَلَى مَالِ سَيِّدِهِ وَهُوَ مَسْئُولٌ. أَلاَ فَكُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ.
Dari Abdullah, Nabi ﷺ bersabda:
Setiap KALIAN adalah PEMIMPIN, dan setiap kalian akan dimintai PERTANGGUNGJAWABANNYA.
Seorang IMAM adalah pemimpin dan akan dimintai PERTANGGUNGJAWABANNYA.
Seorang LAKI-LAKI adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai PERTANGUNGJAWABANNYA.
Seorang WANITA adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai PERTANGGUNGJAWABANNYA.
Seorang BUDAK juga pemimpin atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai PERTANGGUNGJAWABANNYA
Sungguh setiap KALIAN adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai PERTANGGUNGJAWABANNYA. ( HR.Bukhari)
7 GOLONGAN UMAT YANG MENDAPATKAN SYAFAAT NABI MUHAMMAD/NAUNGAN DI HARI KIAMAT
1. PEMIMPIN yang ADIL
2. Pemuda yang Banyak BERIBADAH kepada Allah
3. Seseorang yang Selalu Terikat Hatinya dengan MASJID
4. Dua Orang atau Lebih yang SALING MENYAYANGI KARENA ALLAH
5. Lelaki yang Diajak BERZINA oleh Wanita Namun MENOLAKNYA KARENA ALLAH
6. Mereka yang BERSEDEKAH secara Sembunyi-Sembunyi
7. Seseorang yang MENGINGAT ALLAH SWT Dalam Kesendirian Lalu MENGALIR AIR MATANYA
---
3. UNTUK MENGENAL ALLAH (MA'RIFATULLAH)
QS. Ath-Thalāq (65): 12
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
لِتَعْلَمُوْۤا اَنَّ اللّٰهَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ ۙ
"Agar kamu mengetahui bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. At-Talaq 65: Ayat 12)
Di Dunia Ada Surga, SURGA DUNIA MAKRIFATULLAH
---
4. UNTUK DIUJI
QS. Al-Mulk (67): 2
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ٱلَّذِيْ خَلَقَ الْمَوْتَ وَا لْحَيٰوةَ لِيَبْلُوَكُمْ اَيُّكُمْ اَحْسَنُ عَمَلًا ۗ
"Dia yang menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya." (QS. Al-Mulk 67: Ayat 2)
8 SOLUSI PALING LENGKAP UNTUK MENGHADAPI UJIAN HIDUP
Untuk menghadapi ujian hidup, syariat mengajarkan:
Semua ini dipraktikkan oleh Nabi Muhammad ﷺ sendiri dalam menghadapi badai ujian: dihina, difitnah, diembargo, kehilangan istri & paman, perang, kemiskinan, dan cobaan dakwah.
---
5. UNTUK MERAIH KEBAHAGIAAN DUNIA & AKHIRAT
QS. Al-Qashash (28): 77
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَا بْتَغِ فِيْمَاۤ اٰتٰٮكَ اللّٰهُ الدَّا رَ الْاٰ خِرَةَ وَلَا تَنْسَ نَصِيْبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَاَ حْسِنْ كَمَاۤ اَحْسَنَ اللّٰهُ اِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْـفَسَا دَ فِى الْاَ رْضِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِيْنَ
"Dan carilah (pahala) NEGERI AKHIRAT dengan apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu, tetapi janganlah kamu lupakan bagianmu DI DUNIA dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berbuat kerusakan."
(QS. Al-Qasas 28: Ayat 77)
DOUBLE HAPPINESS: TAKWA & DOA





0 comments:
Post a Comment