NIKMAT, DIMURKAI & SESAT
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اِهْدِنَا الصِّرَا طَ الْمُسْتَقِيْمَ
"Tunjukilah kami jalan yang lurus,"
(QS. Al-Fatihah 1: Ayat 6)
صِرَا طَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ
"(yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri NIKMAT (Para Nabi, Shiddiqin, Syuhada & Sholihin) kepadanya; bukan (jalan) mereka yang DIMURKAI (Yahudi), dan bukan (pula jalan) mereka yang SESAT (Nasrani)."
(QS. Al-Fatihah 1: Ayat 7)
NB:
Dalam Surah Al-Fatihah ayat 7, disebutkan tiga golongan orang:
1. *Yang diberi nikmat* (النَّعْمَةِ): Mereka adalah orang-orang yang telah diberi petunjuk dan hidayah oleh Allah, yaitu orang-orang yang beriman dan beramal saleh.
2. *Yang dimurkai* (الْمَغْضُوبِ): Mereka adalah orang-orang yang telah mengetahui kebenaran, tetapi tidak mau mengikutinya, yaitu orang-orang yang kafir dan ingkar.
3. *Yang sesat* (الضَّالِّينَ): Mereka adalah orang-orang yang tidak mengetahui kebenaran, sehingga mereka terjerumus dalam kesesatan, yaitu orang-orang yang tidak beriman dan tidak beramal saleh.
Dalam tafsir, ketiga golongan ini sering diinterpretasikan sebagai:
- Yang diberi NIKMAT: Nabi-nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang saleh
- Yang DIMURKAI: Orang-orang Yahudi yang mengetahui kebenaran tapi tidak mau mengikutinya
- Yang SESAT: Orang-orang Nasrani yang tidak mengetahui kebenaran dan terjerumus dalam kesesatan.
AL-QUR'AN
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَا لرَّسُوْلَ فَاُ ولٰٓئِكَ مَعَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ وَا لصِّدِّيْقِيْنَ وَا لشُّهَدَآءِ وَا لصّٰلِحِيْنَ ۚ وَحَسُنَ اُولٰٓئِكَ رَفِيْقًا
"Dan barang siapa menaati ALLAH dan RASUL (Muhammad) maka mereka itu akan bersama-sama dengan orang yang diberikan NIKMAT oleh Allah, (yaitu) para nabi, para pencinta kebenaran, orang-orang yang mati syahid, dan orang-orang saleh. Mereka itulah TEMAN yang sebaik-baiknya."
(QS. An-Nisa' 4: Ayat 69)
HADIST
تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا : كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ
Aku telah tinggalkan pada kamu dua perkara. Kamu TIDAK AKAN SESAT selama berpegang kepada keduanya, (yaitu) KITAB ALLAH dan SUNNAH RASUL-NYA. (HR. Malik, al-Hakim, al-Baihaqi).





0 comments:
Post a Comment