BINIKMATIHI IKHWANAN
FOLLOWER/TABIIN/PENGIKUT
FRIEND/TEMAN/IKHWAN
NISA & BANIN LOVE & LIKE
BE HAPPY & MAKE HAPPY
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ نْ جَاهَدٰكَ عَلٰۤى اَنْ تُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَا حِبْهُمَا فِى الدُّنْيَا مَعْرُوْفًا ۖ وَّا تَّبِعْ سَبِيْلَ مَنْ اَنَا بَ اِلَيَّ ۚ ثُمَّ اِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَاُ نَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ
wa ing jaahadaaka 'alaaa ang tusyrika bii maa laisa laka bihii 'ilmung fa laa tuthi'humaa wa shoohib-humaa fid-dun-yaa ma'ruufaw WATTABI' sabiila man anaaba ilayy, summa ilayya marji'ukum fa unabbi-ukum bimaa kungtum ta'maluun
"Dan jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ILMU tentang itu, maka janganlah engkau menaati keduanya, dan PERGAULILLAH keduanya DI DUNIA dengan BAIK, dan IKUTILAH JALAN ORANG YANG KEMBALI KEPADA-KU. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beri tahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."(QS. Luqman 31: Ayat 15)
وَا عْتَصِمُوْا بِحَبْلِ اللّٰهِ جَمِيْعًا وَّلَا تَفَرَّقُوْا ۖ وَا ذْكُرُوْا نِعْمَتَ اللّٰهِ عَلَيْكُمْ اِذْ كُنْتُمْ اَعْدَآءً فَاَ لَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِكُمْ فَاَ صْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهٖۤ اِخْوَا نًا ۚ وَكُنْتُمْ عَلٰى شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّا رِ فَاَ نْقَذَكُمْ مِّنْهَا ۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ لَـكُمْ اٰيٰتِهٖ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُوْنَ
wa'tashimuu bihablillaahi jamii'aw wa laa tafarroquu wazkuruu NI'MATALLOHI 'alaikum iz kungtum a'daaa-ang fa allafa baina quluubikum fa ashbahtum BINI'MATIHIII IKHWAANAA, wa kungtum 'alaa syafaa hufrotim minan-naari fa angqozakum min-haa, kazaalika yubayyinullohu lakum aayaatihii la'allakum tahtaduun
"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya pada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah NIKMAT ALLAH kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga DENGAN KARUNIA-NYA KAMU MENJADI BERSAUDARA, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang NERAKA, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana. Demikianlah, Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu MENDAPAT PETUNJUK."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 103)
* Via Al-Qur'an Indonesia https://quranapp.id
NDELENG IKHWANE
Nabi Muhammad.Saw bersabda:
الْمَرْءُ عَلَى دِينِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
Artinya: "Seseorang itu tergantung pada agama TEMANNYA, maka hendaklah salah seorang di antara kalian MELIHAT siapa yang menjadi TEMANNYA." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
إِنَّكُمْ تَخْصِمُونِي وَلَعَلَّ بَعْضَكُمْ أَلْحَنُ بِحُجَّتِهِ مِنْ بَعْضٍ فَمَنْ قَضَيْتُ لَهُ بِحَقِّ أَخِيهِ شَيْئًا بِقَوْلِهِ فَإِنَّمَا أَقْطَعُ لَهُ قِطْعَةً مِنْ النَّارِ فَلْيَحْمِلْهُ أَوْ لِيَذَرْهُ وَاتَّقُوا الْفِرَاسَةَ فَإِنَّ الْمُؤْمِنَ يَنْظُرُ بِنُورِ اللَّهِ
Artinya: "Hati-hatilah kalian dengan FIRASAT (INTUISI) orang MUKMIN, karena sesungguhnya ia MELIHAT dengan CAHAYA ALLAH." (HR. Tirmidzi)
5 OBAT HATI ADA LAGUNYA
1. *Baca AL-QUR'AN dengan maknanya*: Membaca Al-Qur'an dengan memahami maknanya dapat membersihkan hati dan memberikan ketenangan jiwa.
2. *Puasa*: Puasa dapat membantu mengontrol nafsu dan membersihkan hati dari kotoran.
3. *Berkumpul dengan orang SHOLEH*: Bergaul dengan orang-orang yang sholeh dapat mempengaruhi perilaku dan membuat hati menjadi lebih baik.
4. *DZIKIR yang banyak*: Dzikir dapat membantu mengingat Allah dan membuat hati menjadi lebih tenang.
5. *Kurang MAKAN*: Mengurangi makan dapat membantu mengontrol nafsu dan membuat hati menjadi lebih jernih.
NABI & ULAMA
NABI, SYUHADA SHODIKIN & SHOLIHIN
اُطْلُبُوا الْعِلْمَ وَ لَو بِالصِّيْنِ فَاِنَّ طَلَبَ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَ اِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ وَ اِنَّ اْلأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِيْنَارًا وَ لَا دِرْهَمًا وَ لَكِنْ وَرَّثُوْا الْعِلْمَ فَمَنْ اَخَذَهُ اَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
Artinya: "Tuntutlah ILMU walaupun ke NEGERI CINA, karena sesungguhnya menuntut ilmu adalah KEWAJIBAN bagi setiap MUSLIM. Sesungguhnya ULAMA adalah pewaris PARA NABI, dan para nabi tidak mewariskan dinar atau dirham, tetapi mereka mewariskan ILMU. Maka barangsiapa yang mengambilnya, maka dia telah mengambil bagian yang besar." (HR. Ibnu Majah)
الْعُلَمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ
Artinya: "ULAMA ADALAH PEWARIS PARA NABI. " (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)
AL BAYAN
عَنْ عَلِيٍّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : خِطْبُوا النَّاسَ عَلَى قَدْرِ عُقُولِهِمْ
(Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, Rasulullah SAW bersabda: "BICARALAH dengan manusia dengan BAHASA yang mereka FAHAMI.") (HR. Ahmad dan Tirmidzi)
SEHAT TAKWA KAYA BAHAGIA
اَ بَأْسَ بِالْغِنَى لِمَنِ اتَّقَى وَالصِّحَّةُ لِمَنِ اتَّقَى خَيْرٌ مِنَ الْغِنَى وَطِيبُ النَّفْسِ مِنَ النِّعَمِ
“Tidak mengapa seseorang itu KAYA asalkan BERTAKWA. SEHAT bagi orang yang BERTAKWA itu lebih baik dari KAYA. Dan hati yang BAHAGIA adalah bagian dari NIKMAT." (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)





0 comments:
Post a Comment